Kebersamaan yang pudar

Bersama adalah suatu hal yang menyenangkan terkadang kita lupa apakah kebersamaan yang kita lakukan bersifat positif atau berdampak negatif bagi orang lain.

Selama melakukannya bersama dengan sahabat/kawan, keluarga atau kesatuan kelompok kita akan merasa menjadi bagian darinya.
Menjadi sebuah bagian dari komunitas atau kelompok adalah sangat menyenangkan karena setiap orang perlu apresiasi diri dan ketika seseorang merasa menjadi bagian atau merasa dibutuhkan oleh kelompoknya ia merasa berarti sekali.

Tentunya menjadi kelompok atau komunitas yang sesuai dengan diri kita atau yang menyenangkan kita adalah keinginan yang wajar dan manusiawi. Manusia dalam hal sosial cenderung melakukan sesuatu berdasarkan insting atau perasaannya.

Sayangnya banyak juga variable yang mengukung nilai nilai sosial dalam diri manusia terutama di saat ini. Kesulitan hidup, biaya hidup yang tinggi, keadaan yang tidak stabil dan banyak hal lainnya.

Tetapi seandainya kita mau bersama merenungi atau bahkan bersama mengaplikasikan keinginan secara bersama, membangun komunitas yang positif maka bukan saja hal ini dapat membantu ksulitan hidup kita tetapi lebih dari itu kita dapat membantu kesulitan hidup orang lain.Maka dipermudahlah manusia yang selalu membantu manusia lainnya…..Amiiin.

Membuat Website dengan Wordpress

Jaman sekarang membuat Website sudah semakin mudah saja. Tidak seperti beberapa tahun lalu dimana diperlukan keahlian khusus untuk membangun sebuah website. Minimal harus menguasai bahasa pemrograman HTML. Kalau mau membangun website yang lebih komplit, harus menguasai bahasa pemrograman lain seperti PHP, Java dan lain sebagainya.

Tapi sekarang tidak perlu lagi seperti itu. Saat ini banyak sekali software pembuat website yang sangat mudah bahkan bagi yang tidak mengerti bahasa pemrograman sama sekali. Yang lebih luar biasa lagi adalah kebanyakan software tersebut bisa didapat dengan Gratis. Itu juga sebabnya belakangan bermunculan website-website pribadi atau biasa disebut Blog. Sampai-sampai kalau belum punya Blog rasanya hidup ini belum lengkap ;)

Salah satu Software pembuat website yang populer dan juga Gratis adalah WordPress. Saking populernya banyak sekali buku-buku tentang WordPress bertebaran di Gramedia dan toko-toko buku besar lainnya.

Sayangnya kebanyakan buku-buku yang dijual di toko buku ternama tidak menyajikan materi secara lengkap. Jika ingin mendapatkan teknik WordPress secara lengkap terpaksa harus membeli beberapa judul buku. Itupun sudah termasuk overlapping beberapa materi. Kalaupun ada buku-buku luar negeri atau terjemahan yang cukup lengkap, pasti harganya sangat mahal.

Salah satu solusi untuk mendapatkan materi yang lengkap dan murah adalah dengan membeli buku digital atau eBook. Tentunya dengan membeli sebuah eBook kita tidak perlu repot-repot pergi ke toko buku. Cukup duduk manis didepan laptop, konek ke Internet, download dan buku ini sudah ada di hadapan anda.

Keunggulan eBook karya Dini Shanti ini dibandingkan dengan buku-buku WordPress lainnya adalah lengkapnya materi bahasan yang di sajikan.

Materi dijelaskan secara step-by-step mulai dari mendapatkan Domain, Hosting, Instalasi sampai berbagai teknik mempercantik Blog anda. Selain itu Dini Shanti dalam eBook ini juga menyampaikan beberapa teknik menghasilkan uang lewat Internet dengan memanfaatkan WordPress. Menarik sekali.

Masih ada lagi keuntungan lain jika anda membeli eBook karya Dini Shanti ini. Yaitu anda berpeluang mendapatkan komisi 50% hanya dengan mengajak teman-teman anda untuk membeli eBook ini. Asyikkan belajar dapat untung pula.

Sudah harganya murah, materinya lengkap, ilmunya bermanfaat, cukup bayar sekali saja, lantas berpeluang mendapatkan komisi setiap hari. Enak sekali bukan?

Jika diibandingkan dengan materinya yang begitu enak dibaca dan lengkap, buku ini memang terbilang cukup murah. Hanya Rp.70.000 saja.

Dapatkan
eBook Panduan Dasar Membuat Website
dengan Word Press

Pasca Bom JW Mariot

Setelah dua bom meledak di Jakarta, yang sibuk dan panik bukan rakyat, tetapi justru para elite yang sibuk, panik dan repot mengomentari dan menginterpretasikan pernyataan politik SBY pasca peledakan. Mereka sudah kehilangan kemampuan memahami substansi masalah kebangsaan, masalah perut dan denyut nadi rakyat di banyak tempat di Nusantara. Ambisi pada kekuasaan memang selalu berujung pada sikap yang “membodoh”.

Kopi Bisa Tunda Penyakit Alzheimer

Konsumsi kopi setiap hari mungkin membantu menunda perkembangan penyakit Alzheimer atau memutarbalikkan kondisi tersebut, demikian hasil satu studi di dalam edisi Journal of Azheimer`s Disease, edisi online.

Minum kopi sebelumnya telah dikaitkan dengan resiko lebih kecil perkembangan Alzheimer, tapi itu adalah studi pertama yang menyatakan kafein dapat secara langsung menjadikan penyakit itu sendiri sebagai sasaran.

Beberapa peneliti dari University of South Florida mengkaji 55 tikus yang secara genetika telah direkayasa agar terserang gejala kegilaan yang serupa dengan gejala Alzheimer saat hewan tersebut berusia lanjut.

Alzheimer muncul ketika segumpal protein tidak normal yang lengket di otak yang disebut “beta-amyloid” bertumpuk hingga membentuk plak, sehingga merusak fungsi kofnitif.

Separoh hewan itu diberikan dosis kafein setiap hari di dalam air minumnya, sementara separoh lagi terus minum air biasa.

Pada akhir studi dua bulan tersebut, semua tikus yang minum kafein memperlihatkan hasil pemeriksaan yang jauh lebih baik dalam ingatan dan kemampuan berfikirnya dibandingkan dengan tikus yang diberi air biasa. Daya ingat hewan itu setajam tikus sehat yang lebih tua tanpa kegilaan.

Studi tersebut mendapati bahwa kafein memangkas sampai separuh darah yang berlebihan dan tingkat “beta amyloid” di otak pada tikus itu.

“Temuan baru tersebut memberi bukti bahwa kafein dapat menjadi `perawatan` yang aktif bagi penyakit Alzheimer, yang sudah menyerang, dan bukan hanya strategi perlindungan,” kata pemimpin peneliti itu Gary Arendash, ilmuwan ahli syaraf di University of South Florida.

“Itu penting karena kafein adalah obat yang aman bagi kebanyakan orang, zat tersebut dengan mudah memasuki otak, dan kelihatannya secara langsung mempengaruhi proses penyakit itu,” kata Arendash sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi China, Xinhua.

Para peneliti tersebut berharap kafein dapat menjadi perawatan yang aman dan tidak mahal bagi penyakit hilang ingatan dan ingin melakukan percobaan pada pasien manusia sesegera mungkin.

Satu studi pada 2002 mendapati bahwa orang yang mengkonsumsi kafein pada pertengahan usia mereka memiliki resiko 60 persen lebih kecil untuk terserang penyakit itu.

monggo silahkan ngopi ngopi…………..

Berita Pemilu Kemana ?

Hampir disetiap stasiun televisi semalam, tujuh Juli 2009 sejak pukul delapan sampai lewat tengah malam menayangkan prosesi pemakaman Michael Jackson, para pemirsa TV di seluruh penjuru tanah air disuguhkan acara yang menampilkan beberapa komentar dari para sahabat Michael Jackson.

Saya juga penggemar Michael Jackson terutama semenjak tersebar kabar dia masuk Islam. Ada beberapa lagunya yang sering juga saya dengarkan. Hanya saja yang mengherankan saya kenapa seluruh stasiun televisi di Indonesia menyiarkan acara “funeral of Michael Jackson”, kemana berita-berita tentang Pilpres.

Pemilu adalah salah satu barometer untuk kesuksesan sebuah pemerintahan, tentunya berita terkait tentang hal ini jauh lebih penting dibandingkan berita tentang seorang Michael Jackson. Rakyat perlu diberikan informasi tentang hal-hal yang terkait juga perubahan serta kejadian setiap waktunya. Apakah stasiun televisi hanya mengejar rating semata dan pendapatan iklannya, bahwa media TV juga punya kewajiban sebagai sarana pendidikan untuk mencerdaskan bangsa dengan memberikan informasi yang menarik sekaligus mendidik. Atau mereka sudah tidak perduli pada keadaan bahwa negara ini sedang membutuhkan perubahan yang berarti dibandingkan hanya dengan memberikan acara-acara hiburan atau seremonial saja.

Perihal Lima Perkara

Abu Laits as-Samarqandi adalah seorang ahli fiqh yang masyur. Suatu ketika dia pernah berkata, ayahku menceritakan bahwa antara Nabi-nabi yang bukan Rasul ada yang menerima wahyu dalam bentuk mimpi dan ada yang hanya mendengar suara.

Maka salah seorang Nabi yang menerima wahyu melalui mimpi itu, pada suatu malam bermimpi mendapat perintah yang berbunyi, “Esok engkau dikehendaki keluar dari rumah pada waktu pagi menghadap ke barat. Engkau dikehendaki berbuat :

pertama; apa yang engkau lihat (hadapi) maka makanlah,

kedua; engkau sembunyikan,

ketiga; engkau terimalah,

keempat; jangan engkau putuskan harapan, yang

kelima; larilah engkau daripadanya.”

Pada keesokan harinya, Nabi itu pun keluar dari rumahnya menuju ke barat dan kebetulan yang pertama dihadapinya ialah sebuah bukit besar berwarna hitam. Nabi itu kebingungan sambil berkata, “Aku diperintahkan memakan perihal yang pertama aku hadapi, tapi sungguh aneh sesuatu yang mustahil yang tidak dapat dilaksanakan.”

Demi taqwanya kepada Allah SWT maka Nabi tersebut terus berjalan menuju ke bukit itu untuk memakannya. Ketika dia menghampirinya, tiba-tiba bukit itu mengecilkan diri sehingga menjadi sebesar buku roti. Maka Nabi itu pun mengambilnya lalu disuapkan ke mulutnya. Bila ditelan terasa sungguh manis bagaikan madu. Dia pun mengucapkan syukur ‘Alhamdulillah’.

Kemudian Nabi itu meneruskan perjalanannya lalu bertemu pula dengan sebuah mangkuk emas. Dia teringat akan arahan mimpinya supaya disembunyikan, lantas Nabi itu pun menggali sebuah lubang lalu menanam mangkuk emas tersebut, kemudian ditinggalkannya. Tiba-tiba mangkuk emas itu keluar seperti semula. Nabi itu pun kembali menanam mangkok emas tersebut hal ini terus terjadi sampai tiga kali berturut-turut.
Maka berkatalah Nabi itu, “Aku telah melaksanakan perintahMu.” Lalu dia pun meneruskan perjalanannya tanpa disedari oleh Nabi itu mangkuk emas tersebut kebali keluar seperti semula dari tempatnya ditanam.

Ketika dia sedang berjalan, tiba-tiba dia tampak seekor burung elang sedang mengejar seekor burung kecil. Kemudian terdengarlah burung kecil itu berkata, “Wahai Nabi Allah, tolonglah aku.”

Mendengar permintaan burung itu, hatinya merasa simpati lalu dia pun mengambil burung itu dan dimasukkan ke dalam bajunya. Melihatkan keadaan itu, lantas burung elang itu pun datang menghampiri Nabi tersebut sambil berkata, “Wahai Nabi Allah, aku sangat lapar dan aku mengejar burung itu sejak pagi tadi. Oleh itu janganlah engkau patahkan harapanku dari rezekiku.”

Nabi itu teringatkan pesanan arahan dalam mimpinya yang keempat, yaitu tidak boleh putuskan harapan. Dia menjadi kebingungan untuk menyelesaikan perkara itu. Akhirnya dia membuat keputusan untuk mengambil pedangnya lalu memotong sedikit daging pahanya dan diberikan kepada elang itu. Setelah mendapat daging itu, elang pun terbang dan burung kecil tadi dilepaskan dari dalam bajunya.

Selepas kejadian itu, Nabi tersebut meneruskan perjalannya. Tidak lama kemudian dia bertemu dengan satu bangkai yang amat busuk baunya, maka dia pun bergegas menghindar dari situ kerana tidak tahan menghirupnya. Setelah menemui kelima peristiwa itu, maka kembalilah Nabi ke rumahnya. Pada malam itu, Nabi pun berdoa. Dalam doanya dia berkata, “Ya Allah, aku telah pun melaksanakan perintah-Mu sebagaimana yang diberitahu di dalam mimpiku, maka jelaskanlah kepadaku arti semuanya ini.”

Dalam mimpi beliau telah diberitahu oleh Allah S.W.T. bahwa :

Yang pertama engkau makan itu ialah marah, pada mulanya nampak besar seperti bukit tetapi pada akhirnya jika bersabar serta menahannya, maka marah itu pun akan menjadi lebih manis daripada madu.

Kedua; semua amal kebaikan (budi), walaupun disembunyikan, maka ia tetap akan nampak jua.

Ketiga; jika sudah menerima amanah seseorang, maka janganlah kamu khianat kepadanya.

Keempat; jika orang meminta kepadamu, maka usahakanlah untuknya demi membantu kepadanya meskipun kau sendiri berhajat.

Kelima; bau yang busuk itu ialah ghibah (menceritakan hal seseorang). Maka larilah dari orang-orang yang sedang duduk berkumpul membuat ghibah.”

Capres Perang Argumen-Ekonomi Tak Pengaruh

Menjelang Pemilu Pemilihan Presiden banyak kalangan memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan  terganggu. Apalagi suasana selama masa kampanye  tidak kondusif. Kondisi demokrasi ditanah air semakin memanas. Masing-masing Capres dan Cawapres saling adu argumen dan saling fitnah. Hal inipun disebabkan oleh terlibatnya orang nomor satu dan nomor dua atau pihak yang berpengaruh di Indonesia. Keterlibatan mereka dalam Pemilihan Presiden  menyebabkan segalanya menjadi tidak terkendali, karena sedikit banyak mereka mengabaikan masalah kenegaraan yang urgen. Dikepala mereka saat ini hanya dipenuhi oleh sesuatu mendesak  saja, yaitu menang pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden  yang akan datang. Kepentingan Negara terlupakan.

Hal ini sesuai yang disampaikan Anggota DPR RI Endin AJ.Soefihara, bila elit pemerintah hanya disibukkan dengan kepentingan mereka masing-masing, maka yang akan menjadi korban adalah bangsa dan rakyat Indonesia. Apalagi saat ini krisis ekonomi global masih membutuhkan penanganan serius dari pemerintah.

“Masalah ekonomi adalah hal urgen dinegara ini. Jadi tidak dapat diabaikan dan sambil lalu saja penanganannya. Harus ditangani secara serius. Krisis ekonomi global jangan sampai benar-benar menghancurkan ekonomi Indonesia,” tegas Endin Soefihara di Jakarta beberapa waktu lalu.

Namun kekhawatiran berbagai kalangan tersebut rupanya sedikit terobati dengan penjabaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) belum lama ini. Menurut Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi, Sandiaga S Uno, perekonomian nasional akan terus tumbuh dan tidak dalam kondisi mengkhawatirkan. Malah pasar domestik tetap bergairah, terutama di sektor usaha kecil dan menengah.

“Tidak benar bila kondisi ekonomi bangsa ini mengkhawatirkan. Malah semakin tumbuh membaik dan bergairah. Hal ini nampak pada sektor usaha kecil dan menengah. Karena mereka menggunakan rupiah. Jadi tidak terpengaruh pada krisis ekonomi global,” jelas Sandiaga S. Uno dikantornya.
Prediksinya, hingga akhir tahun 2009 pertumbuhan ekonomi nasional akan  sampai 5%. Hal ini dilihat dari kondisi kuartal pertama. Dimana pertumbuhannya sudah mencapai 4,5%. Malah Kadin optimis hingga akhir 2014 ekonomi tumbuh sekitar 9%. Bahkan bila pertumbuhannya kedepan semakin membaik, maka bisa jadi pertumbuhannya menembus dua digit.

Namun demikian Calon Wakil Presiden Partai Gerindra, Prabowo, yang berduet bersama Megawati pada Pemilihan Presiden yang akan datang mematahkan pernyataan elit Kadin tersebut. Prabowo mengatakan, pertumbuhan ekonomi sangat tergantung pada kinerja pemerintah. Dan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak akan menembus dua digit  bila pola kerja yang dilakukan seperti pemerintah saat ini.

Cawapres Gerindra ini tak habis fikir, bagaimana mungkin Indonesia yang sudah merdeka hampir seratus tahun namun tetap bertahan sebagai Negara miskin, dimana pertumbuhan ekonominya masih satu digit hingga saat ini, ditambah lagi jumlah hutang luar negeri yang semakin menggunung. Setiap kali berganti orang dipemerintahan, maka semakin bertambah jumlah hutang Indonesia terhadap luar negeri.

Menurutnya, perlu kerja keras pemerintah untuk pencapaian ekonomi dua digit. Yaitu  apabila sektor keuangan Negara  benar-benar untuk memberdayakan ekonomi rakyat menengah kebawah. Alokasi dana untuk menggerakkan ekonomi lemah ini harus lebih besar jumlahnya, termasuk memberi lapangan pekerjaan seluas-luasnya kepada masyarakat, sehingga ekonomi Indonesia benar-benar bergerak dari lapisan bawah hingga atas.
Begitu pula dengan tekad untuk membayar hutang luar negeri, bukan malah menambah terus jumlah hutang tersebut. Bila  berhutang terus dilakukan, sama halnya berada dalam lingkarang setan. Tak jelas kapan berakhirnya, malah mungkin terperosok makin dalam.

“Kalaupun saat ini Negara tidak mampu untuk menyicil hutang luar negeri tersebut, maka kita dapat negosiasi. Misalnya memberikan asset Negara untuk dikelola dan dijadikan jaminan untuk diambil keuntungannya untuk melunasi hutang tersebut,” ujar Prabowo tandas.

Namun demikian Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Bambang Soesatyo, tetap yakin bahwa pertumbuhan ekonomi nasional bisa lebih tinggi dan mencapai 7% hingga akhir 2010. Bahkan pada akhir 2014 bisa mencapai  9%.

Hal ini dapat dilihat dari beberapa elemen. Salah satunya adalah meningkatnya ekspor produk Indonesia ke Timteng, meski angka eksport ke Eropa dan Amerika mengalami penurunan. Meningkatnya jumlah eksport ke Timur Tengah berpotensi meningkat karena kwalitas produk yang terjaga, dan tidak adanya imbas krisis finansial seperti di Eropa dan Amerika.

Menurut Ketua Komite Tetap Kerja Sama Ekonomi Timteng dan Negara Islam Kadin Indonesia, Farchry Thaib, produk yang diminati Negara Timteng seperti kendaraan bermotor, ban, kayu olahan, furnitur, kerajinan, kertas, margarin, minyak sawit (crude palm oil/CPO), susu, dan, pelat besi.

“Nilai ekspor Indonesia ke Timteng pada 2008 berdasarkan data Kadin sebesar USD 2,5 miliar. Sedangkan kuartal I/2009 sekitar USD 500 juta. Perkiraan Kadin hingga akhir 2009 nilai eksport ke Timteng bisa naik sampai 20%,” jelasnya lagi.

Dibalik beberapa kemajuan ekonomi tersebut Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Bambang Soesatyo mengakui, ekonomi nasional masih belum dapat tumbuh hingga signifikan pada kuartal I/2009 karena penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih minim sehingga sejumlah proyek di daerah belum terlaksana. Belum lagi masalah  kebijakan pemerintah soal suku bunga dan surat utang negara (SUN). Semua itu  mengakibatkan dana bank pembangunan daerah (BPD) yang seharusnya dialokasikan untuk pelaksanaan proyek masih ngendon di Bank Indonesia (BI) dan Departemen Keuangan. Ditambah lagi dengan kepastian hukum dan tumpang tindihnya kebijakan  antara pusat dengan daerah. Padahal seharusnya  pemerintah terutama Presiden dapat membuat kebijakan yang mendorong dana ‘menganggur’ di BI menjadi lebih produktif.

Bank Indonesia sebagai wadah sentral menggerakkan perekonomian Indonesia yang seharusnya menjaga segala kemungkinan terburuk dari krisis perekonomian di Indonesia, saat ini malah lebih memilih  bertarung dipolitik untuk menjadi orang nomor dua di negeri ini.